
Polikrisis Demokrasi: Neraca Kasus Indonesia
Demokrasi sedang menghadapi ancaman polikrisis, di berbagai belahan bumi, termasuk di Indonesia. Polikrisis terjadi akibat perilaku elit, pemimpin, dan agensi politik yang tanpa kenal lelah berupaya melakukan ekstensi kekuasaan dengan berbagai alasan, melalui siasat manipulasi aturan main maupun praktek politik yang menjadikan demokrasi tidak lebih sebagai kualifikasi nominal. Ketika demokrasi disandera oleh berbagai kepentingan personal dan partikular elit, serta kelompok dominan, kekuatan yang bisa menjaga nafas hidup dan merevitalisasi demokrasi adalah demos yang termanifestasi dalam berbagai gerakan sosial dan kemunculan countervailingagencies.